Kompresion Tester

Pengertian dan guna Kompression Tester

Kompression Tester adalah suatu alat yang fungsinya untuk mengetahui kompresi silinder masih layak pakai atau tidak.
Tekanan kompresi silinder yang normal

  1. Pada motor 4 takk adalah 8-12 kpa
  2. Pada motor 2 takk adalah 7-11 kpa

Cara mengetes tekanan kompresi di dalam silinder dengan menggunakan kompresion tester



    Kompresion Tester
  1. Motor dimatikan,
  2. Busi motor dibuka dan dilepaskan dari dudukannya,
  3. Karburator di "cuk"
  4. Handle gas tangan dibuka/digas penuh,
  5. Pasang kompression tester pada lubang busi dengan cara ditekan agar pada lubang busi tidak bocor,
  6. Setelah kompresion tester dipasang lalu "kick stater" di "selah" dengan cepat dan kuat sampai beberapa kali hingga jarum kompresion tester menunjuk angka maksimal, barulah kompresion tester diangkat kembali dari lubang busi, untuk melihat tekanan kompresi didalam silinder melalui jarum dan angka pada kompresion tester,
  7. Apabila tekanan kompresi didalam silinder dinyatakan normal apabila; Motor 2 tak pada tekanan 7 s/d 11 kpa dan motor 4 takk pada tekanan 8-12 kpa.
  8. Setelah memeriksa dan mengetahui tekanan kompresi dalam silinder dengan kompresion tester maka alat tersebut harus dikosongkan kembali dengan cara menekan "pentil"nya.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger