Akibat dari Cam Chain / Rantai Kamprat terlalu kendor dan tegang

Rantai kamprat yang terlalu kendor atau tegang bisa menyebabkan beberapa hal yang mengganggu kinerja pada motor, efek dari hal itu antara lain:

Akibat dari rantai kamprat motor yang terlalu kendor:

1. Putaran dari Kruk As ke Noken As menjadi terlambat,
2. Terbuka dan tertutupnya katup tidak tepat pada "saat"nya,
3. Motor agak sukar di stater,
4. Motor tersendat-sendat terutama pada saat putaran tinggi,
5. Suara mesin berisik,
6. Bagian-bagian yang dekat dengan rantai akan mendapatkan gesekan,
7. Motor tidak bisa langsam atau motor sering mati pada putaran rendah.
Akibat dari Cam Chain / Rantai Kamprat terlalu kendor dan tegang

Akibat dari rantai kamprat yang terlalu tegang:

1. Terlalu berat / seret Kruk As untuk memutar Noken As sehingga menyebabkan semua putaran mesin menjadi berat,
2. Motor agak sukar / berat untuk distater,
3. Motor tidak bisa stasioner / handel gas jika dilepas motor akan mati,
4. Suara motor mengaung-aung terutama pada saat motor dalam putaran tinggi,
5. Motor cepat panas / over heating,
6. Noken As dan dudukannya cepat aus,
7. Gigi Noken As / Cam Sproket cepat aus,
8. Cam Chain atau rantai kamprat cepat aus atau memanjang (mulur),
9. Tensioner cepat aus,
10. Gigi Kruk As / Timing Sproket cepat aus.
Demikian beberapa akibat yang disebabkan karena rantai kamprat atau cam chain yang terlalu kendor maupun terlalu tegang.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger