Cara membuka dan memasang baut kepala silinder / silinder kop

Kepala silinder dipasang di blok silinder dengan memakai baut tanam atau baut kepala, membuka dan mengeraskan baut tersebut harus selalu mengikuti petunjuk-petunjuk pabrik agar kepala silinder tersebut tidak menjadi lengkung (melengkung) atau bengkok.

Pada umumnya membuka dan mengeraskan baut-baut kepala silinder dimulai dari tengah kemudian ber-urut, urutan membuka atau-pun memasang baut-baut kepala silinder dengan teratur di sebut sebagai tata tertib membuka dan memasang baut kepala silinder.
Cara membuka dan memasang baut kepala silinder / silinder kop
Untuk mengeraskan baut-baut atau-pun mur-mur kepala silinder harus diperhatikan tiap-tiap baut atau mur diharuskan mempunyai tekanan tertentu dan tekanan itu harus sama besarnya dan mengeraskan itu juga mengikuti tata tertib.

Untuk mendapatkan tekanan baut dan mur sesuai yang kita inginkan bisa menggunakan kunci "momen".

Mengeraskan baut-baut atau-pun mur-mur itu dilakukan terlebih dahulu menggunakan kunci biasa dengan tekanan yang sebesar-besarnya dan barulah kemudian menggunakan kunci momen.

Untuk tekanan dan kekerasan baut biasanya sudah ditentukan oleh pabrik pembuat mobil tersebut.
Setelah kepala silinder mendapat tekanan yang cukup sebagai yang telah ditentukan oleh pabrik, lalu motor dihidupkan sehingga motor menjadi panas kemudian diperiksa kembali apakah tekanan dari tiap-tiap baut atau mur dari kepala silinder sudah mempunyai tekanan yang sama.

Motor-motor yang menggunakan kepala silinder dengan bahan campuran logam ringan tidak diperkenankan baut ataupun mur-nya dikeraskan lagi, hal ini disebabkan apabila motor sudah dingin besar kemungkinan kepala silinder akan pecah halus.

Kepala silinder tidak diperkenankan dibuka ketika motor dalam keadaan panas, karena dapat mengakibatkan kepala silinder menjadi melengkung.

Pembukaan kepala silinder harus dilakukan apabila motor sudah dingin lagi dan tidak diperkenankan dengan memakai jungkit dengan menggunakan perkakas atau alat apapun.

Dalam prakteknya , untuk membuka kepala silinder dari blok silinder di sediakan baut pengungkit yang dipasang pada lubang busi.

Di Indonesia alat ini jarang ditemukan karena dianggap tidak perlu, apabila kepala silinder sukar untuk dilepaskan dari blok silinder maka biasanya orang bengkel menggunakan pengungkit obeng.
Tetapi penggunaan obeng sebagai pengungkit sangat mengandung resiko maka perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak perpak silinder dan permukaan blok atau kepala silinder.

Dengan artikel diatas diharapkan bisa memahami tata tertib dan masalah dalam cara membuka dan memasang baut-baut dan mur-mur kepala silinder.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger