Sistem pendingin air yang bekerja sendiri

Sistem pendingin air hanya digunakan pada motor-motor kecil yang jumlah silinder-nya tidak lebih dari 4 silinder, sistem pendingin air yang bekerja sendiri juga disebut sebagai sistem pendingin Thermosipon.

Di sekeliling dinding silinder dari motor-motor dengan sistem ini dilengkapi dengan ruang air pendingin dan ruang tersebut disebut Water Mantel, demikian pula pada kepala silinder terdapat juga Water Mantel.

Di bagian depan motor terdapat radiator, radiator adalah alat pendingin dengan kipas angin (ventilator) yang berputar langsung dari Kruk As dengan perantara tali kipas ( van belt ). Radiator terhubung dengan Water Mantel melalui pipa pipa karet.

Selama motor berputar, disekitar ruang bakar akan timbul panas yang tinggi, sehingga air yang berada pada Water Mantel akan menjadi panas, air yang panas mempunyai berat lebih ringan dari pada air yang dingin maka air panas akan bergerak naik menuju ke radiator sedangkan air dingin yang berada di dalam pipa-pipa radiator akan tertekan dan turun ke bawah memasuki Water Mantel menggantikan air yang sudah panas.
Sistem pendingin air yang bekerja sendiri

Gerakan-gerakan air yang panas dan dingin ini merupakan peredaran yang terus menerus selama terjadi pembakaran, proses ini disebut sebagai proses Water Circulation.

Dalam sistem pendingin air , gerakan air beredar secara otomatis maka disebut sebagai sistem pendingin thermosipon.

Kipas angin di didalam sistem ini berfungsi sebagai pendingin blok motor dan bagian-bagian blok silinder.

Keburukan atau kekurangan dari sistem pendingin thermosipon adalah antara lain:

  1. Sirkulasi air tidak sebanding dengan keadaan putaran dari Kruk As, sehingga tidak dapat mencapai pendinginan yang sempurna.
  2. Apabila hubungan air dari radiator dan motor terputus pada sirkulasi air dapat berhenti dan memungkinkan motor akan menjadi panas lagi.
  3. Pendinginan ini tidak mencukupi, bila putaran tiba-tiba dipercepat putaran-nya atau motor mendapatkan beban yang berat sehingga bagian-bagian motor yang ter-panas akan semakin panas.
Itulah tadi pembahasan sistem pendinginan dengan air yang bekerja sendiri.




Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger