Pompa Bahan Bakar Bensin Mekanik

Pompa bahan bakar bensin dipasang pada blok motor disisi dari motor/mesin dan kadang berada di atas motor. Pompa bensin digerakkan langsung oleh noken as melalui pengungkit tertentu.

Pada sisi pinggir dari pompa bensin yang melekat langsung ke mesin motor disebut flens yang dikuatkan dengan dua buah baut penguat ke bodi mesin.

Di sisi luar dari pompa terdapat dua buah dudukan nikel, yaitu bagian yang berhubungan dengan karburator dan tangki bensin dengan memakai pipa tembaga. Lubang-lubang tersebut memakai tanda tertentu seperti tanda IN dan tanda OUT yang dihubungkan dengan tangki bensin dan tanda AC pada bagian karburator (ruang pengapung).

Lubang IN adalah saluran masuk dan lubang OUT adalah saluran keluar untuk mengalirkan bensing langsung ke karburator.

Di dalam pompa bensin terdapat sebilah membran yang lembut yang dibuat dari kain katun yang dipadatkan dengan karet yang bermutu tinggi, membran ini diapit oleh dua kepingan pelat baja bundar dan dilengkapi dengan dua tuas, tuas ini disebut tuas membran.

Tuas membran dihubungkan dengan sebuah pengukit di dalam pompa bensin dan pengukit ini disebut pengukit kedua. Pengukit kedua mengambil hubungan dengan sebuah pengukit pula yang tertahan pada suatu as, pengukit yang terakhir disebut pengukit yang ke 1 dan selalu melekat bersenyawa dan kedua pengukit ini bekerja sama dengan sangat erat.

Diantara membran dan pengukit terdapat pegas, pegas ini disebut pegas membran dan berguna untuk menyempurnakan gerakkan membran dengan pengukit ke dua ke atas dan ke bawah.

Pada pengukit 1 juga dilengkapi dengan pegas kecil yang berguna untuk menggerakkan dari pengukit 1 dengan sempurna. Di atas membran terdapat ruangan dan ruangan ini disebut ruangan bensin. Pada ruangan ini terdapat 2 buah lubang tempat katup, bentuk katup adalah sama, hanya terdapat perbedaan besar dari lubang katup.

Katup yang berada pada saluran masuk disebut katup isap dan katup yang berada di saluran keluar disebut katup desak/keluar.
Pompa Bahan Bakar Bensin Mekanik

Di dalam prakteknya, lubang katup isap lebih besar dari lubang katup katup desak/buang. Di dalam pemasangan katup ini harus hati-hati dan dipasang dalam arah yang berlawanan, seandainya pemasangan katup menjadi searah kemungkinan besar pompa bensin tersebut tidak dapat bekerja, katup IN menghadap keatas dan katup OUT menghadap ke bawah. Pemasangan katup-katup tersebut pada hubungan harusl;ah dilengkapi dengan pelapis dan pelapis ini dibuat dari kertas tipis.

Di depan katup desak terdapat ruangan udara, ruangan udara ini berguna untuk meratakan tekanan pengaliran bensin keruang pengapung pada saat jarum pengapung menutup pintunya.

Kadang disisi pompa bensin dilengkapi dengan gelas kaca, gelas kaca ini sangat mudah dilepas dari pompa bensin dan pada alat ini dilengkapi dengan pelapis (perpak) yang dibuat dari gabus, pelapis ini berguna untuk mencegah terjadinya kebvocoran udara (udara palsu masuk kedalam pompa bensin), gelas kaca bekerja merupakan suatu saringan bensin.

Pada pompa bensin yang memiliki konstruksi sederhana tidak terdapat gelas kaca, maka oleh karena itu dilengkapi dengan saringan kawat tembaga halus didalamnya.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger