Tips Terbaik Serta Hal Yang Harus Dihindari Saat Mengganti Busi Mobil

Mengganti busi mobil yang benar. Bagi masyarakat, busi termasuk salah satu komponen kendaraan bermotor yang cukup familiar. Kebanyakan dari mereka sudah tahu tentang dimana letak dan fungsi dari busi, sekalipun orang awam yang tidak tahu-menahu banyak tentang kendaraan.

Busi merupakan salah satu komponen yang vital bagi kendaraan, entah itu motor maupun mobil. Ketika melakukan bongkar-pasang busi, ada beberapa hal yang seringkali dilalaikan bagi banyak orang.
Mengganti busi mobil
Berikut ini merupakan hal-hal yang sering dilalaikan orang ketika mengganti busi mobil.

Hindari Hal Ini Saat Sedang Mengganti Busi Mobil


1. Melepas Busi Ketika Mesin Masih Panas

Tidak mempunyai waktu untuk menunggu mesin dingin terlebih dahulu seringkali dijadikan alasan pembenaran untuk melepas busi ketika mesin masih panas. Dan hal ini berujung pada kerusakan.

Busi mengalami pemuaian ketika mesin panas, dan melepas busi saat mesin masih panas bisa beresiko membuat drat di lubang besi-nya cepat dol. Sedangkan tingkat kekencangan busi yang ideal itu hanya bisa didapati ketika mesin dalam keadaan dingin, maksimal hangat.

2. Mengencangkan Busi Terlalu Kuat

Pada dasarnya, drat pada body berbeda dengan drat pada bagian lubang busi. Jika drat pada baut body terlalu dikencangkan, maka yang akan dol/slek/aus adalah bagian drat baut-nya.

Berbeda dengan drat busi. Pada material busi cenderung mempunyai kekuatan lebih dibanding lubang drat yang terdapat pada blok head, terbuat dari bahan yang empuk (misalnya aluminium).

Ketika mengencangkan busi terlalu kuat, maka bisa mengakibatkan drat di lubang busi slek/aus/dol. Kalau sudah dol, Anda diharuskan bongkar mesin pada bagian head khususnya, dan harus membawanya ke tukang bubut. Repot bukan?

3. Melepas Ring Busi

Mencopot ring busi hanya akan dilakukan oleh orang yang sudah cukup berpengalaman dalam permesinan. Mereka beranggapan bahwa dengan melepas ring busi, busi akan terpasang lebih kencang karena busi bisa lebih masuk kedalam ruang bakar.

Padahal, jika busi terlalu masuk kedalam, hal ini bisa beresiko menyenggol pergerakan buka-tutup pada klep (valve). Dan jika sudah menyenggol, klep bisa bengkok,bahkan elektoda pada besi pun dapat patah. Dan bahkan efeknya pun bisa merembet kemana-mana.

Agar terhindar dari busi slek / aus / dol, ada beberapa tips yang bisa Anda jadikan acuan sebagai cara yang benar untuk membongkar-pasang busi mobil. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Cara Yang Benar Saat Mengganti Busi Mobil

Biarkan mesin mobil Anda dingin terlebih dahulu.

  1. Sementara menunggu mesin dingin, Anda bisa menyiapkan peralatan-peralatan berupa: kunci busi/sok, batang ekstension, pengukur celah busi, soket pembuka busi.
  2. Setelah mesin mobil Anda dingin, tariklah kabel dari mesin penutup busi dengan menggenggam bagian dasar. Tarik hati-hati, jangan digoyang - goyangkan.
  3. Masukkan kunci busi dengan menggunakan batang ekstension sebagai pembuka busi. Jika pada busi terdapat bekas terbakar, pasanglah kembali busi tersebut dengan tingkat kekencangan yang sama. Kemudian pergi ke toko onderdil untuk membeli busi baru.
  4. Ukurlah jarak celah busi. Jarak ideal busi adalah antara 0.028-0.06 inci, tapi ukuran ini tidak bisa disamaratakan karena jenis busi dan pemakaiannya tiap mobil juga berbeda. Petunjuk paling tepat ada didalam buku manual mobil. Jika celah busi lebih lebar, busi masih bagus, Anda bisa perlahan-lahan mengaturnya dengan mengetuk busi ke permukaan kayu sampai jaraknya dirasa sesuai. Jika Anda terpaksa harus beli busi baru, belilah busi yang asli dengan mengukurnya menggunakan pengukur jarak cepat.
  5. Periksa keausan busi yang lama. Jika Anda mendapati kotoran putih di daerah sekitar elektroda, atau bekas terbakar atau bahkan elektroda-nya hilang, Anda harus mengganti busi Anda dengan busi baru.
  6. Beli busi yang cocok, yang sesuai dengan mobil Anda.
  7. Setelah Anda membeli busi yang cocok dan sesuai dengan mobill Anda, bersihkan dahulu daerah sekitar ulir sebelum Anda memasang busi baru.
  8. Masukkan busi baru, kemudian kencangkanlah dengan kunci busi. Kekencangan pada busi harus pas, karena jika terlalu kuat dapat merusak ilir di kepala silinder busi.
  9. Lumasi busi sebelum busi dipasang. Dengan melumasi busi terlebih dahulu, bisa mencegah reaksi pada jenis metal yang berbeda.
Sekian tips-tips membongkar-pasang dan mengganti busi mobil yang bisa saya berikan. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger