Cara Sederhana Menghitung Pemakaian BBM dan Tips Menghemat BBM

Cara Menghitung Pemakaian BBM dan Tips Menghemat BBMDi kota-kota besar, terlebih lagi di kota metropolitan yang kondisi jalannya terkadang lancar tapi lebih banyak macet-nya, akan sangat berpengaruh pada penggunaan bahan bakar pada mobil Anda. Kadang Anda merasa irit, kadang juga merasa boros bahan bakar.

Seringkali kita hanya mengira-kira penggunaan bahan bakar yang irit atau boros, padahal sebenarnya ada cara penghitungan-nya. Penghitungan ini ada yang memang sudah berwujud ke asplikasi yang dinamakan Multi Information Display.
Menghitung Pemakaian BBM

Lalu, bagaimana jika kendaraan Anda belum dilengkapi dengan aplikasi tersebut? Gampang. Anda masih bisa menghitungnya secara manual, seperti dengan menggunakan metode full to full. Penasaran? Mari simak tips berikut ini:

Cara Menghitung Pemakaian BBM Pada Kendaraan


1. Isi Bahan Bakar

Isilah bahan bakar kendaraan Anda sampai penuh, sampai kran otomatis pada mesin pengisi berhenti dengan sendirinya pertama kali. Anda tidak perlu menambahkan bahan bakar lagi karena hanya akan mengaburkan indikasi bahwa bahan bakar telah mencapai batas leher tangki.

2. Pengurangan Bahan Bakar

Tekanlah tombol trip A di odometer Anda dan tahanlah sampai odometer menunjukkan angka 0000. Kemudian, jalankan mobil kembali hingga odometer-nya menunjukkan kilometer 100, atau bahkan bisa lebih.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan perhitungan karena telah terjadi pengurangan bahan bakar yang dirasa cukup signifikan. Tangki bahan bakar pun siap untuk diisi kembali.

3. Isi Bahan Bakar (part 2)

Setelah melakukan ketiga langkah diatas, Anda diharuskan mengisi kembali tangki bahan bakar kendaraan Anda setelah sempat berkurang sebelumnya. Isilah tangki bahan bakar menggunakan bahan bakar yang sejenis hingga tangki kembali penuh. Penuhnya tangki biasanya ditandai dengan keran otomatis yang berhenti pertama kalinya.

Jangan berupaya menambahkan bahan bakar kembali sesudah kran otomatis yang mengisi tangki bahan bakar Anda otomatis berhenti.

4. Mencatat Jumlah Pengisian Terakhir

Anda diwajibkan mencatat berapa jumlah pengisian terakhir tangki bahan bakar Anda. Seperti misal saat pengisian terakhir Anda mengisi 10,5 liter. Lalu hitung penggunaan bahan bakar melalui angka odometer. Contohnya saat terakhir kali pengisian bahan bakar ternyata di angka 100, maka perhitungannya adalah 100 : 10,5 dan hasilnya adalah 9,52.

Hasil tersebut bisa di-interpretasi-kan bahwa rata-rata penggunaan bahan bakar kendaraan Anda setiap 1L menempuh jarak sejauh 9,52km.

5. Kondisi

Anda harus menghitung pemakaian bahan bakar setiap di dalam kota, luar kota maupun saat berada di kecepatan yang konstan.

Biasanya dalam pengukuran di dalam kota, hasil yang didapati akan lebih boros daripada di luar kota.

Hasil pengukuran luar kota, akan lebih boros jika dibandingkan pengukuran pada saat kecepatan kendaraan konstan, terlebih jika berada di jalan yang bebas hambatan.

Hendaknya dalam menghitung pemakaian agar lebih valid hasilnya, lakukan dalam 3 kondisi tersebut diatas.

Itulah tadi cara menghitung sederhana menghitung pemakaian bbm pada kendaraan Anda. Lalu, bagaimana sebaiknya cara menghemat bahan bakar? Simak tips berikut ini:

Tips Menghemat Bahan Bakar

  1. Ban yang digunakan hendaknya pada posisi balancing, atau seimbang.
  2. Wheel alignment juga harus seimbang, karena jika sudut ban bukan dari standar pabrikan, maka Anda akan kesulitan dalam menentukan arah kemudi di jalan. Hal ini bisa berdampak pada penekanan pedal gas yang bisa jadi terlalu dalam.
  3. Debu dan kotoran bisa merusak kinerja filter udara. Jika kerja filter udara terganggu, maka proses pembakaran juga terganggu, bisa menyumbat dan merusak mesin. Usahakan agar secara rutin membersihkan dan mengganti filter udara sesuai petunjuk pabrik.
  4. Sesuaikan tekanan angin pada ban dengan rekomendasi pabrik yang biasanya tercantum di pintu pengemudi. Tekanan angin pada ban yang sesuai selain bisa menyelamatkan pengemudi-nya, juga bisa menghemat bahan bakar.
  5. Tips terakhir adalah pilihlah jenis bahan bakar yang memang sesuai dengan aturan dari pabrik untuk kendaraan Anda. Bahan bakar yang sesuai rekomendasi pabrik sudah pasti dapat mengoptimalkan dan menyempurnakan pembakaran.
  6. Nilai oktan minimal yang dapat Anda jadikan acuan adalah minimal 92, yang masuk di kategori bahan bakar non subsidi.
Nah, sekarang sudah mengerti kan bagaimana cara sederhana menghitung pemakaian bbm beserta tips menghemat-nya? Semoga membantu.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger