Cara Memanaskan Mesin Motor Yang Baik Dan Benar

Memanaskan Mesin Motor Yang Baik Dan Benar. Ketika akan memulai aktivitas dengan menggunakan motor tentunya kita harus memanaskan mesinnya terlebih dahulu. Karena dengan memanaskan mesinnya terlebih dahulu motor akan terasa lebih nyaman dan lebih stabil saat dikendarai.

Namun tetap saja ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Entah karena lupa atau malas, mereka tidak memanaskan motornya terlebih dahulu sebelum digunakan. Entah apapun itu alasannya, hal ini bisa berdampak buruk terhadap kesehatan kendaraan anda.

Fungsi Memanaskan Motor

Sebelum kita menuju bab mengenai cara memanaskan motor yang benar, mari kita lihat dulu apa saja fungsi memanaskan motor :

1. Melumasi Mesin

Pelumasan mesin adalah untuk mengurangi aus pada komponen–komponen yang bergesekan di dalam mesin, seperti piston dengan dinding silinder dan lain-lain. Matinya mesin membuat fungsi pelumasan juga ikut mati. Semakin lama mesin mati, semakin banyak pula oli yang kembali ke tempat penyimpanannya.

Butuh waktu beberapa menit apabila untuk melumasi semua komponen mesin saat mesin mati dengan waktu yang cukup lama.

2. Pembakaran Lebih Sempurna

Di butuhkan waktu pencampuran udara dan bahan bakar untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna. Karena ketika maesin mati bensin dan udara masih berada pada tempatnya masing-masing.
Memanaskan Motor

Cara Memanaskan Motor

Dewasa ini, banyak sekali jenis motor yang beredar di pasaran. Motor yang sering kita jumpai dan di miliki banyak orang adalah jenis motor bebek, matic, dan sport. Untuk teknologi mesinnya pun ada beberapa macam juga, yaitu karburator dan injeksi. Berikut adalah cara memanaskan masih menurut jenis mesinnya.

1. Karburator

Mesin karburator sebaiknya memanaskan mesinnya sekitar lima sampai 10 menit saja bisa dalam keadaan dingin, seperti 12 jam tidak dihidupkan. Jangan langsung menarik gas ketika awal mesin mulai hidup. Karena itu tidak baik untuk mesin, di mana oli belum sepenuhnya melumasi seluruh komponen mesin.

Setelah sekitar lima menit mesin sudah menyala mulai tarik gas secara perlahan untuk melancarkan aliran bahan bakar ke karburator. Setelah dirasa sudah nyaman suara mesin dan gas-nya maka motor siap untuk digunakan pergi.

2. Injeksi

Jenis motor yang menggunakan mesin injeksi adalah jenis yang populer di masyarakat. Karena mesin injeksi di percaya lebih menghemat BBM dari pada mesin dengan karburator. Putar kunci ke arah “on” dan ingat jangan langsung menyalakan mesinnya, tunggu beberapa detik hingga suara mesin injeksi yang baru saja menyala mati.

Setelah itu baru hidupkan mesin. Jangan langsung menarik gas namun tunggu dulu hingga mesin stabil. Biasanya ketika awal dinyalakan suara mesin akan meninggi, namun setelah itu suara mesin akan normal kembali.

3. CC Besar

Motor dengan cc besar biasanya dimiliki oleh motor sport. Untuk memanaskannya harus dengan cara menarik gas beruluang-ulang sebelum menjalankan kendaraan untuk melancarkan bahan bakar sekaligus memastikan mesin siap untuk digunakan berlari kencang.

Dalam memanaskan mesin intinya jangan langsung menarik gas sebelum mesin stabil, karena hal tersebut dapat berbahaya untuk kesehatan mesin anda. Yang terpenting selalu rawat kendaraan Anda agar bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger