Ciri-ciri Suspensi Mulai Rusak dan Faktor yang Bisa Merusak Suspensi

Fungsi Suspensi Mobil

Suspensi mempunyai fungsi untuk mencegah penyaluran getaran dan akibatnya secara langsung dari permukaan jalan ke kendaraan selama kendaraan berjalan. Sehingga suspensi mencegah terjadinya kerusakan terhadap body kendaraan dan cargo, dan juga membuat kendaraan menjadi nyaman.

Di Indonesia kondisi jalan tidak selalu mulus, banyak lubang-lubang yang di sebabkan oleh air hujan atau kendaraan berat yang melintas. Fungsi dari suspensi pun sangat terasa di medan yang memiliki jalan tidak rata seperti itu. Dan tentunya apabila terlalu sering melewati jalan yang rusak akan mengakibatkan suspensi mudah rusak. 

Imbasnya tentu akan sangat terasa. Kenyamanan dalam berkendara atau melakukan perjalanan dengan mobil akan sangat berkurang. Terlebih ketika melakukan manuver atau saat berada di tikungan, mobil akan terasa tidak stabil dan dapat menimbulkan kecelakaan.

Ciri-ciri Suspensi Mulai Rusak

Komponen suspensi pada dasarnya terdiri dari per dan shockbreaker dan komponen tersebut yang paling sering mengalami kerusakan. Terkadang kerusakannya adalah berupa bocor-nya oli pada sock absorber, hal ini mengakibatkan gerakan kembali dari suspensi yang begitu cepat sehingga mengakibatkan suspensi terasa keras.

Kebiasaan pengguna ketika mengendarai mobil juga menjadi salah satu penyebab dari cepat rusaknya suspensi mobil. Seperti saat melintas lubang dengan kecepatan tinggi, atau justru melakukan pengereman saat melewati jalan berlubang.
Tentang Suspensi Mobil

Melakukan pengereman saat jalan berlubang akan membuat beban kendaraan bertumpu pada bagian dengan, dengan begitu suspensi akan bekerja lebih ekstra. Jika hal seperti ini tidak segera di tangani, maka kerusakan suspensi pada kaki-kaki akan semakin bertambah parah dan kemungkinan terjadi kecelakaan semakin tinggi.

Penyebab dari rusaknya suspensi mobil yang cukup umum di temui adalah seperti beberapa kasus berikut ini.

Penyebab Kerusakan Pada Suspensi Mobil

1. Pemasangan Upper Mounting yang Tidak Tepat

Pemasangan yang tidak tepat atau meleset sedikit saja mengakibatkan shockbreaker tidak mendapatkan posisi dengan benar. Akibatnya shockbreaker akan bekerja melampaui batas.

2. Sering Berkendara di Jalan Berlubang

Ketika berpergian pilihlah jalan dengan permukaan yang rata dan sebisa mungkin tidak memiliki libang, atau setidaknya bisa terdapat lubang didepan mobil cobalah untk menghindari. Mengendarai mobil di atas jalan berlubang dapat memperpendek umur shockbreaker karena shcokbreaker atau suspensi bekerja lebih berat.

3. Usia Pakai

Usia merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Karena seperti kita ketahui, semua sparepart pasti ada masa pakainya, dan di desain untuk di gunakan dalam waktu sesuai yang di rekomendasikan. Jadi, jika usia suspensi atau shockbreaker sudah tua maka bisa jadi oli di dalamnya bocor, dan harus segera diganti. 

Terkadang, pemiliki mobil tidak peka terhadap kondisi suspensi mobilnya walau sudah menunjukan gejala-gejala yang tidak biasa. Lalu apa saja gejala apabila suspensi mengalami kerusakan agar bisa segera di tangani?

Gejala Suspensi Mobil Yang Harus Anda Waspadai 


  1. Bisa terjadi keausan pada permukaan ban yang tidak merata maka perlu dilakukan pengecekan pada shockbreaker karena hal tersebut terjadi akibat dari tidak maksimalnya kemampuan dari shockbreaker.
  2. Apabila ketika melewati jalan berlubang posisi ban mengenai bagian sepatbor maka segeralah ganti shockbreakernya.
  3. Apabila mobil terasa mengayun dengan cepat maka terdapat kemungkinan terjadi kerusakan pada shockbreakernya.
  4. Lihat pada bagian shockbreaker, apabila terdapat lelehan oli dapat dipastika shockbreaker bocor, segeralah ganti dengan yang baru.

Maksimalkan kondisi kendaraan ketika akan berkendara. Karena dengan kondisi kendaraan yang maksimal akan meminimalisir terjadinya kecelakaan.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
© Copyright 2017 TEKNISI OTOMOTIF - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger