Berapa Biaya Balik Nama Mobil, dan Bagaimana Cara Mengurus Balik Nama Mobil?

Salah satu hal yang terkadang membuat ribet, ketika membeli mobil bekas atau second adalah saat akan melakukan pembayaran pajaknya. Bagaimana, tidak? Sebab Anda harus bolak-balik meminjam KTP dari pemilik awal mobil, saat akan mengurus pembayaran pajak tahunannya. Atau jika tidak begitu, Anda diharuskan menggunakan jasa calo, yang tentu konsekwensinya biaya yang dikeluarkan lebih besar.

Nah, oleh karena itu, sangat disarankan untuk segera melakukan balik nama. Dengan begitu anda tak dipusingkan lagi terkait masalah KTP pemilik awal, saat sedang membayar pajak tahunan. Namun tentunya, mengurus balik nama tidaklah gratis, jadi selain menyiapkan segala persyatannya pastikan uang anda sudah mencukupi.
Berapa Biaya Balik Nama Mobil

Berapa Biaya Balik Nama Mobil?

Salah satu alasan yang membuat orang enggan mengurus balik nama mobil adalah terkait biayanya yang mahal. Benarkah, demikian? Nah, untuk biaya balik nama sendiri dibagi menjadi dua, yaitu biaya pajak dan biaya non-pajak. Yang dimaksud biaya pajak adalah biaya yang tercantum di STNK kendaraan, setelah selesai diproses. Sedangkan biaya non-pajak bisa diartikan sebagai biaya-biaya yang tertera di luar tagihan STNK.

Nah, untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini beberapa hal terkait biaya-biaya balik nama yang sebaiknya anda ketahui.

1. Biaya Pajak

Dari penjelasan diatas, sudah jelas bahwa yang dimaksud biaya pajak adalah semua biaya yang tertera di lembar STNK kendaraan. Nah, berikut adalah istilah dan pengertian dari biaya-biaya pajak yang ada di STNK tersebut, yang sebaiknya anda ketahui.

a. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

PKB atau Pajak Kendaraan Bermotor bisa kita lihat dengan jelas di STNK kendaraan Anda. Besar nominal pajaknya sendiri tidak berubah dari tahun sebelumnya, bahkan malah bisa menurun seiring bertambahnya usia mobil yang Anda miliki. Beda halnya dengan pajak progresif, dimana pajak ini justru akan semakin naik sesuai dengan urutan dari kepemilikan mobil Anda. Pajak progresif sendiri berlaku jika Anda memiliki lebih dari satu kepemilikan mobil.

b. Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB)

Nah, jenis biaya pajak yang kedua ini memiliki standar patokan tertentu, yang bisa Anda hitung dengan menggunakan rumus seperti ini:
BBN KB= (2/3 x PKB)
Jadi besar kecilnya pajak BBN KB dipengaruhi oleh nilai nominal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Anda.

c. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan (SWDKLLJ)

Untuk jenis pajak ini biasanya sudah ditentukan oleh pemerintah, dimana masing-masing jenis kendaraan sudah memiliki standar tertentu, yaitu:

  • Untuk motor = Rp. 35.000,-
  • Untuk mobil = Rp. 143.000,-

Namun besarnya nominal pajak ini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung dari kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

d. Biaya Administrasi STNK

Sama halnya biaya SWDKLLJ, biaya administrasi STNK pun juga sudah di atur oleh pemerintah. Adapun rincian biayanya sebagai berikut:

  • Untuk motor = Rp. 50.000,-
  • Untuk mobil = Rp. 75.000,-

Biaya ini pun juga tidak tetap, namun sewaktu-waktu dapat berubah menyesuaikan kebijakan dan regulasi pemerintah

Nah, setelah mengetahui rincian biaya pajak untuk pengurusan balik nama, coba kita akan menghitung total biaya yang harus Anda keluarkan: Berikut ini contoh rincian perhitungannya:

Misalnya diketahui nilai PKB yang tertera di STNK Anda sebesar Rp. 1.800.000,-
Maka nilai dari masing-masing pajak sebagai berikut:

  • BBN KB = 2/3 x PKB = 2/3 x Rp. 1.800.000,- = Rp. 1.200.000,-
  • PKB = Rp. 1.800.000,-
  • SWDKLLJ = Rp.    143.000,- ( untuk kendaraan mobil)
  • ADM STNK = Rp.      75.000,- (untuk kendaraan mobil)  +

TOTAL = Rp. 3.218.000,-

Jadi total biaya pajak yang harus Anda bayarkan sebesar Rp. 3.218.000,-

2. Biaya Non-Pajak

Saat Anda ingin mengurus balik nama mobil, selain harus membayar biaya pajak, Anda pun juga harus membayar biaya non-pajak. Memang biaya non-pajak tidak tercantum secara langsung di STNK kendaraan Anda. Namun jika Anda ingin mengurus balik nama, Anda wajib mengetahui rincian nominalnya. Nah, berikut ini informasi secara lengkapnya:

  • Biaya tip untuk petugas cek fisik = Rp.   10.000,-
  • Biaya legalisasi hasil tes fisik = Rp.    30.000,-
  • Biaya registrasi atau pendaftaran STNK = Rp.    30.000,-
  • Biaya pendaftaran untuk balik nama BPKB = Rp.  100.000,-  +

TOTAL = Rp. 170.000,-

Jadi Total biaya yang harus Anda keluarkan adalah :  Rp. 3.218.000 + Rp. 170.000 = Rp. 3.388.000,-

Tentu ini nominal angka yang cukup besar, bukan? Tapi paling tidak setelah melakukan balik nama ini, Anda tidak perlu bolak-balik ke nama pemilik awal mobil untuk pinjam KTP saat akan membayar pajak.

Lantas, Bagaimana Cara Mengurus Balik Nama Mobil?
Untuk mengurus balik nama mobil, ada beberapa persyaratan yang harus Anda siapkan, diantaranya:

  1. Fotokopi KTP dari pemilik mobil saat ini.
  2. Membawa BPKB asli dan salinan fotokopiannya.
  3. Membawa STNK asli dan salinan fotokopiannya.
  4. Bukti transaksi jual beli kendaraan berupa nota yang telah bermaterai senilai Rp. 6.000.

Berapa Biaya Balik Nama Mobil, dan Bagaimana Cara Mengurus Balik Nama Mobil

Setelah melengkapi persyaratan-persyaratan tersebut, selanjutnya Anda harus pergi ke kantor Samsat yang ada di kota Anda, kemudian mengikuti prosedur sebagai berikut:

  1. Datanglah ke kantor Samsat dengan membawa mobil Anda, karena nanti mobil tersebut akan menjalani tes fisik oleh petugas di sana.
  2. Setelah Anda memarkir mobil, maka petugas akan mulai melakukan tes fisik terhadap mobil Anda.
  3. Anda akan diberi formulir oleh petugas. Maka isi form tersebut sesuai dengan data mobil yang ada di STNK. Setelah selesai, serahkan form tersebut ke petugas setempat
  4. Kemudian Anda harus menyerahkan berkas-berkas dokumen yang ada dipersyaratan, untuk diproses lebih lanjut.
  5. Setelah itu Anda akan dipanggil oleh petugas untuk mengambil berkas yang sudah dicek. Kemudian Anda harus membawa berkas tersebut ke loket awal. Nah, disinilah Anda akan menerima lembar tagihan balik namanya.
  6. Selanjutnya Anda harus melunasi tagihan tersebut, untuk mendapatkan bukti pembayaran. Maka tunggu hingga STNK yang baru selesai dibuat.
  7. Selanjutnya Anda tinggal mengurus BPKB ke Polda setempat.


Demikianlah di atas informasi mengenai perhitungan biaya balik nama mobil dan cara mengurusnya. Semoga bermanfaat.

0 komentar